Catching Fire

Minggu, 03 Maret 2013

Profil Persebaya Surabaya

Profil Persebaya Surabaya
Nama Perusahaan           :              PT Pengelola Persebaya
Berdiri                            :                18 June 1927
Nama CEO                    :              Gede Widiade
Nama Manajer               :              Edu Juanda
Nama Pelatih                  :              Divaldo Alves
Julukan                           :               Bajul Ijo, Green Force
Nama Stadion                :              Gelora 10 Nopember Surabaya
Suporter                         :              Bonek Mania
Kapasitas Stadion           :              30.000 penonton
Alamat                           :             Wisma Eri Irianto, Jalan Karanggayam 1, Surabaya
Website                          :              www.persebaya.co.id
Lamabang :
Baju Home : 
Baju Away : 
Stadion : 
Sejarah : 
Persebaya didirikan Paijo dan M Pamoedji pada 18 Juni 1927 dengan nama Soerabhaiasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB). Kala itu di Surabaya juga ada klub bernama Sorabaiasche Voebal Bond (SVB), bonden (klub) ini berdiri pada tahun 1910 dan pemainnya adalah orang-orang Belanda yang ada di Surabaya.
Pada 19 April 1930, SIVB bersama dengan VIJ Jakarta, BIVB Bandung (sekarang Persib Bandung), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. SIVB waktu itu diwakili M Pamoedji. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan digelar. SIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1938 meski kalah dari VIJ Jakarta.
Ketika Belanda kalah dari Jepang pada 1942, prestasi SIVB yang hampir semua pemainnya warga pribumi dan sebagian kecil keturunan Tionghoa melejit dan kembali mencapai final sebelum dikalahkan Persis Solo. Akhirnya pada tahun 1943 SIVB berganti nama menjadi Persibaja (Persatuan Sepak Bola Indonesia Soerabaja). Pada era ini Persibaja diketuai Dr Soewandi. Kala itu Persibaja berhasil meraih gelar juara pada tahun 1950, 1951 dan 1952.
Tahun 1960, nama Persibaja diubah menjadi Persebaya (Persatuan Sepakbola Surabaya). Pada era perserikatan ini, prestasi Persebaya juga istimewa. Persebaya adalah salah satu raksasa perserikatan selain PSMS Medan, PSM Makassar, Persib Bandung maupun Persija Jakarta. Dua kali Persebaya menjadi kampiun pada tahun 1978 dan 1988, dan tujuh kali menduduki peringkat kedua pada tahun 1965, 1967, 1971, 1973, 1977, 1987, dan 1990. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar