Catching Fire

Selasa, 26 Mei 2015

Pulau Ular (Ilha de Queimada Grande)

Pandangan udara dari pulau Ilha de Queimada Grande, Brasil. Sekilas mungkin terlihat menakjubkan, dan kelihatannya adalah tempat yang sempurna untuk menghabiskan liburan yang eksotis. Namun pemandangan pulau yang indah ini sebenarnya bisa menipu. Jika kita menginjakkan kaki di pulau ini, maka kita akan selalu berada 3 kaki jauhnya dari kematian kita. Karena untuk setiap meter persegi tanah di pulau ini, ada ular, yang sangat beracun dan mematikan.



Ilha de Queimada Grande terletak sekitar 90 mil lepas pantai Brasil. Pulau ini, tidak mengherankan, tanpa keberadaan manusia. Angkatan Laut Brasil telah melarang orang mengunjungi pulau ini, kecuali untuk beberapa ilmuwan yang membutuhkan persetujuan khusus. Alasannya adalah banyaknya ular Golden Lancehead yang sangat berbahaya di pulau ini. Ular-ular lanceheads yang menempati pulau Ilha de Queimada Grande berada di mana saja antara setengah meter hingga 2 meter tanah di pulau ini. Ular ini menyuntikkan racunnya begitu kuat sehingga bisa membunuh dua pria sekaligus. Racun ini juga cepat bereaksi, karena dapat meleleh daging di sekitar gigitan. Makhluk-makhluk bersisik ini berkembang biak sepanjang tahun, menghasilkan 50 bayi setiap kali melahirkan. Tanpa musuh, ular telah mampu mengambil alih pulau dan dan berkembang biak di pulau dengan bebas. Mereka bertahan hidup dengan memakan burung migran yang menggunakan pulau Ilha de Queimada Grande sebagai tempat beristirahat.

Tentu saja, di mana ada predator, disitu akan ada legenda lokal. Ada dua legenda lokal yang terkait dengan Ilha de Queimada Grande. Menurut satu cerita, seorang nelayan sekali mengembara ke pulau tanpa sadar, untuk mengambil beberapa pisang. Dia segera digigit, tapi berhasil kembali ke perahunya. Namun, reaksi cepat dari racun, ia ditemukan tewas dalam genangan darahnya beberapa hari kemudian di perahunya yang hanyut.

Golden Lancehead
Legenda kedua bercerita tentang peristiwa berdarah dari operator terakhir mercusuar di pulau itu dan keluarganya. Dikatakan bahwa pada suatu malam, beberapa ular masuk melalui jendela dan menyerang dia, istri dan ketiga anak mereka. Mereka mencoba berlari mencapai perahu mereka untuk melarikan diri, tetapi ular-ular berbisa yang banyak tergantung di cabang-cabang pohon dan disepanjang jalan, menggigit mereka sehingga mereka meninggal sebelum mencapai pantai. Pertanyaannya adalah ... Bagaimana mereka bisa hidup disana sebelumnya?

Wallahualam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar