Catching Fire

Kamis, 14 Agustus 2014

Tekuk Bayern Munchen 2-0, Borussia Dortmund Juara DFL-Super Cup 2014

Hasil DFL-Super Cup 2014: Tekuk Bayern Munchen 2-0, Borussia Dortmund Juara DFL-Super Cup 2014. Ulangan laga tahun lalu kembali tersaji kala Borussia Dortmund kembali menggilas Bayern Munchen di ajang DFL-Super Cup 2014 dengan skor 2-0. Dortmund mampu mempertahankan gelar piala super jerman dua tahun berturut-turut dengan mengalahkan musuh yang sama. Dimana pada tahun lalu Munchen takluk dengan skor 2-4.
Dalam pertandingan yang digelar di Westfalenstadion, Rabu (14/8/2014) waktu setempat. Dortmund mampu unggul lewat Henrikh Mkhitaryan golnya pada menit 23 dan Pierre-Emerick Aubameyang pada menit 63 melalui sundulan keras yang mampu merobek gawang Manuel Neuer.
Jalannya Pertandingan
Mengawali babak pertama dengan sama sama saling menekan, namun Dortmund bermain lebih efektif dan puncaknya pada Menit 23, Henrikh Mkhitaryan sukses merobek jala Manuel Neuer.
Bermula dari serangan yang dan diakhiri dengan umpan terobosan Mkhitaryan kepada Aubameyang. Bola mentah di kaki David Alaba yang bisa dimanfaatkan oleh pemain Armenia dengan tembakan kencang.
Setelah ketinggalan satu gol pasukan Pep Guardiola mencoba berbenah dengan memasukan Lahm dan Mario Gotze di babak kedua. Namun masuknya kedua pemain tersebut tidak berpengaruh banyak, malah Die Roten kembali harus tertinggal di menit ke 62, lewat penyerang asal Gabon itu menuntaskan umpan silang cantik Lukasz Piczsczek dari sisi kanan kotak penalti Bayern.
Bayern Munchen dibuat mati kutu hingga akhir pertandingan. Kartu kuning malah diterima Jerome Boateng dan Philipp Lahm. Hingga akhir tidak ada gol tercipta bagi tim Pep Guardiola. Pada debut Robert Lewandowski untuk timnya, justru klub lamanya yang berpesta.
Bayern Munchen yang kehilangan sejumlah besar pemain intinya dalam laga itu bertumpu pada Robert Lewandowski, mantan striker Dortmund yang di akhir musim lalu memilih menyebrang untuk memperkuat Munchen
Tetapi sayang, Lewandowski yang sepanjang laga disoraki oleh pendukung Dortmund, gagal menciptakan gol karena tidak didukung oleh gelandang-gelandang utama Munich seperti Franck Ribery, Arjen Robben, dan Bastian Schweinsteiger yang menderita cedera.
Tetapi bukan hanya Munich yang kehilangan pemain utama. Dortmund juga tidak diperkuat sejumlah nama besar, seperti kapten Mats Hummels dan Marco Reus, dalam pertarungan itu.
Susunan Pemain Borussia Dortmund vs Bayern Munchen
Bayern Munchen (3-4-3): Neuer; Boateng, Martinez (Dante ’31), Alaba; Hojbjerg (Gotze ’60), Rode, Gaudino, Bernat; Muller (Lahm ’46), Lewandowski, Shaqiri.
Borussia Dortmund (4-2-3-1): Langerak; Piszczek, Sokratis, Ginter, Schmelzer (Durm ’46); Kehl, Kirch(Sven Bender ’85); Hofmann, Mkhitaryan, Aubameyang (A. Ramos ’23); Immobile.

Timnas Indonesia u19 tersingkir

Hasil Timnas U-19 vs Vietnam 1-3: Garuda Jaya Terpuruk di Peringkat Lima Klasemen HBT 2014. Kekalahan dari Vietnam membuat timnas U-19 tidak bergerak kemana-mana. Anak asuh Indra Sjafri hanya mendapatkan satu poin dari tiga pertandingan. Cuma Singapura yang lebih buruk daripada mereka.
Kekalahan dari Vietnam sangat mirip dengan kejadian melawan Brunei Darussalam. Timnas U-19 terlambat panas di babak pertama. Mereka dengan gampangnya kebobolan tiga gol. Barulah di babak kedua kinerja tim ini membaik sehingga bisa mencetak gol balasan. Tetapi semua itu terlambat.
Dalam tiga pertandingan, hanya dua gol yang bisa dibuat oleh Timnas U19. Ravi Murdianto kebobolan lima gol, sedangkan Awan Setho Raharjo sekali. Total, barisan pertahanan Indonesia bertanggung jawab terhadap enam gol. Ini sangat buruk jika dibandingkan penampilan mereka selama ini yang digaung-gaungkan sudah selevel Eropa.
Kekalahan dari Vietnam juga membuat peluang Indonesia sangatlah tipis dan bergantung dengan hasil tim-tim lain. Ibaratnya hanya menunggu waktu saja agar Garuda Jaya keluar dari HBT 2014 tanpa bisa masuk ke semifinal.
Hasil Timnas U-19 vs Vietnam 1-3: Garuda Jaya Terpuruk di Peringkat Lima Klasemen HBT 2014
Keadaan Indonesia kontras dengan yang dialami oleh Vietnam. Tim yang sama-sama memasang tim U-19 untuk bertarung di HBT 2014 ini sementara memuncaki klasemen Grup B dengan mengumpulkan 6 angka. Vietnam cepat bangkit setelah digebuk Malaysia 2-0.
Kamboja yang selama ini kerap diremehkan sebagai tim pelengkap, berbenah banyak sekali. Kamboja bisa menang dua kali beruntun di HBT 2014. Poin yang didapatkan sama dengan Vietnam, dan mereka masih unggul satu pertandingan.
Di kala Malaysia, Brunei, Vietnam, dan Kamboja bersaing untuk keluar sebagai juara dan runner-up grup, Indonesia akan berlomba dengan Singapura untuk menghindari posisi juru kunci. Singapura lebih baik daripada Indonesia U19 karena masih menyimpan satu pertandingan.
Ini dia klasemen Grup B HBT 2014.
TimMMSKGolBobolSGPoin
Vietnam32017346
Kamboja22004136
Malaysia21102024
Brunei21013213
Indonesia301226−61
Singapura200217−60